INTER MILAN

INTER MILAN
INTER MILAN

NEWS - Inter Milan adalah klub raksasa yang berbasis di Milan, Italia. Klub ini adalah bagian kecil dari tim kotanya, AC Milan pada tahun 1908.

Nama klub, Internazionale, bermula dari keinginan anggota pendirinya untuk menerima pemain asing dan juga orang Italia.

Julukan klub adalah I Nerazzurri, mengacu pada seragam mereka yang berarti hitam dan biru.

Kesuksesan Awal

Mereka memenangkan gelar liga domestik pada tahun 1910. Sepuluh tahun kemudian, kesuksesan itu terulang kembali.

Namun, masa keemasan pertama Inter Milan terjadi pada tahun 1960-1967, dan orang sering menyebutnya sebagai Inter Milan yang Agung (Grande Inter). Mereka dianggap sebagai tim terbaik di Eropa di bawah pelatih Helenio Herrera dan gelandang Luis Suárez.

Saat itu mereka meraih gelar juara liga domestik pada musim 1962/63, 1964/65 dan 1965/66. Mereka juga memenangkan Kejuaraan Eropa berturut-turut pada tahun 1964 dan 1965.

Berkah dari skandal Juventus

Tim San Siro yang bermarkas di Milan itu meraih kejayaan berikutnya pada 2006 ketika Juventus menghadapi kasus calciopoli (pengaturan skor). Saat itu, Inter Milan memenangkan 5 gelar Serie A berturut-turut.

Prestasi terbesar Inter Milan selama periode itu adalah ketika Mourinho memimpin. Mereka meraih tiga gelar (Treble) di musim 2009/2010, menjuarai Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions.

Di final Liga Champions, mereka mengalahkan Bayer Munich 2-0. Berkat strategi Mourinho, Inter Milan memenangkan pertandingan dengan dua gol dari Diego Milito.

Saat itu tim Inter Milan mengumpulkan banyak pemain bintang seperti Eto'o, Milito, Materazzi, Sneijder dan kapten Zanetti.

Sayangnya, setelah prestasi itu, muncul berbagai masalah di dalam tubuh Inter Milan. Itu mulai mempengaruhi kinerja mereka.

Saat Inter Milan mulai terpuruk pada 2012, Massimo Moratti, pemegang saham terbesar memutuskan untuk menjual sahamnya. Pada 15 Oktober 2013, International Sports Capital HK Ltd., yang dipimpin pengusaha Indonesia Erick Thohir, membeli saham tersebut.

Kehadiran Eric Southier sebagai presiden Inter telah menimbulkan kegembiraan besar di masyarakat Indonesia. Terutama berharap pengusaha Indonesia itu bisa menghidupkan kembali suporter Inter Milan.

Namun, harapan ini pupus. Performa Inter Milan sama sekali tidak membaik. Hasil terbaik tim berjuluk Nerazzurri itu hanya berada di urutan keempat Serie A musim 2015/2016.

Pada 2016, Eric Thohir memutuskan untuk menjual seluruh asetnya di Inter Milan kepada Suning Holding Group, perusahaan China dengan total aset senilai triliunan rupiah.

Dengan suntikan modal dari pemilik baru, Inter Milan mulai berkembang. Pada 2019, presiden Inter Milan Steven Zhang mempekerjakan Antonio Conte sebagai ahli taktik barunya. Sebelumnya, Conte adalah pelatih yang membawa Juventus kembali dari Serie B ke Serie A.

Setelah dua tahun di Inter, Antonio Conte telah mengakhiri paceklik gelar Nerazzurri, setelah terakhir kali memenangkan Coppa Italia pada tahun 2011. Dia meruntuhkan dinasti Juventus dan dia membantu meletakkan fondasi di musim 2011/12.

Conte berhasil membangun tim hebat yang terdiri dari pemain-pemain berpengalaman seperti Romelu Lukaku, Kristen Eriksen, dan Arturo Vidal.

Melihat dominasi Inter Milan di Serie A pada musim 2020/2021, suporter klub akan menanti musim depan dengan penuh semangat. Ini adalah harapan mereka untuk mengulang treble yang hanya diraih Barcelona sebelumnya.

Hasil Intermilan:

Gelar Serie A: 19 (36 untuk Juventus).

Gelar Coppa Italia: 7

Gelar Piala Super Italia: 5

Liga Champions/Kejuaraan Eropa: 3

Pemenang Piala UEFAFS: 3

Juara Piala Dunia Antarklub: 1. (*)

Post a Comment for "INTER MILAN"