Juventus Menghadapi Masa Depan yang Suram, Potensi Dijual untuk Bertahan

Juventus Menghadapi Masa Depan yang Suram, Potensi Dijual untuk Bertahan

TIYARMANGULO.BLOGSPOT.COM
- Juventus, klub sepakbola raksasa Italia, sedang menghadapi situasi yang sulit, bahkan mungkin mempertimbangkan opsi penjualan klub. Hal ini diungkapkan oleh mantan direktur jenderal Juventus, Luciano Moggi.
Andrea Agnelli, presiden Juventus, dan dewan direksi klub mengundurkan diri di musim ini akibat skandal terkait keuntungan modal klub. Moggi mengemukakan pandangannya bahwa klub bisa saja dijual dalam beberapa tahun ke depan.

"Tentang bagaimana saya melihat Juventus dalam 2-3 tahun ke depan, itu adalah pertanyaan yang hanya dapat dijawab oleh para peramal. Saya tidak tahu apakah Juventus akan tetap berada di tangan pemilik saat ini atau apakah akan terjadi perubahan kepemilikan melalui penjualan," ujar Moggi kepada Radio Bianconera.

Namun, Moggi menegaskan bahwa dia tidak suka membuat prediksi semacam itu. 

Pada Senin, 28 November 2022, seluruh dewan direksi Juventus mengundurkan diri secara kolektif, termasuk presiden klub Andrea Agnelli, wakil presiden Pavel Nedved, dan anggota-anggota dewan lainnya. Keputusan ini mengindikasikan bahwa Juventus sedang menghadapi masalah serius.

Agnelli telah menjabat sebagai presiden klub selama 12 tahun sejak 2010, dan di bawah kepemimpinannya, Juventus mendominasi kompetisi dalam negeri dengan memenangkan sembilan gelar Serie A secara beruntun.

Lalu, apa sebenarnya masalah yang membuat keputusan drastis ini diambil oleh para petinggi Juventus? Kabarnya klub sedang diselidiki terkait transfer dengan nilai yang diinflasi untuk memperoleh keuntungan finansial.

Penyidik tengah menyelidiki laporan keuangan klub dalam rentang waktu tiga tahun hingga 2020. Jaksa Turin juga sedang menyelidiki pembayaran gaji pemain Juventus selama empat bulan pada tahun 2020. Penyelidikan ini bertujuan untuk membuktikan bahwa pemain Juventus tidak setuju dengan pemotongan gaji mereka, tetapi hanya mengabaikan pembayaran satu bulan dan terus menerima uang berdasarkan perjanjian pribadi dengan klub.

Dalam keterangannya, Juventus menyatakan bahwa dewan direksi menganggap penting untuk merekomendasikan pembentukan dewan direksi baru untuk menangani masalah hukum dan akuntansi yang tertunda.

Situasi yang dihadapi oleh Juventus saat ini menimbulkan ketidakpastian tentang masa depan klub. Kemungkinan penjualan klub menjadi opsi yang harus dipertimbangkan untuk memastikan keberlanjutan klub dalam jangka panjang. (*)

Post a Comment for "Juventus Menghadapi Masa Depan yang Suram, Potensi Dijual untuk Bertahan"