Putusan MK Terkait Usia Capres-Cawapres: Gibran Sah Jadi Cawapres Prabowo?

Putusan MK Terkait Usia Capres-Cawapres: Gibran Sah Jadi Cawapres Prabowo?
Putusan MK Terkait Usia Capres-Cawapres: Gibran Sah Jadi Cawapres Prabowo?
TIYARMANGULO.COM
- Pada tanggal 16 Oktober 2023, Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang pengucapan putusan terkait uji materiil Pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor Tahun 2017 tentang Pemilu. Pasal ini mengatur tentang batas usia minimal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Isu ini menjadi sorotan karena berpengaruh besar terhadap dunia politik Indonesia, terutama dalam menyusun kandidat untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Pasal 169 yang digugat mengatur bahwa calon presiden dan calon wakil presiden harus berusia minimal 40 tahun, tetapi tidak ada aturan yang mengatur batas usia maksimal calon presiden dan calon wakil presiden.

Permohonan uji materiil terkait Pasal 169 ini diajukan oleh beberapa pihak, termasuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Garuda, dan tiga kepala daerah. Permohonan ini diterima oleh MK pada tanggal 3 Agustus 2023. Salah seorang pemohon, Almas Tsaqibbirru Re, mahasiswa yang diwakili oleh kuasa hukumnya Arif Sahudi, Utomo Kurniawan, dan lainnya.
Putusan MK Terkait Usia Capres-Cawapres: Gibran Sah Jadi Cawapres Prabowo?
Putusan MK Terkait Usia Capres-Cawapres: Gibran Sah Jadi Cawapres Prabowo?
Permohonan ini meminta agar MK mengubah batas usia minimal capres-cawapres menjadi 40 tahun atau berpengalaman sebagai Kepala Daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. MK memutuskan untuk mengabulkan permohonan tersebut sebagian. Artinya, putusan MK tersebut membuka peluang bagi calon presiden dan calon wakil presiden dengan usia di bawah 40 tahun, selama mereka memiliki pengalaman sebagai kepala daerah.

Putusan MK ini pun menjadi pusat perhatian, terutama dalam konteks Pilpres 2024. Salah satu figur yang disebut-sebut sebagai potensial cawapres adalah Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Kehadiran Gibran di dunia politik telah mendapatkan perhatian luas, terutama sebagai pendamping bagi Menhan Prabowo Subianto dalam Pilpres mendatang.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, memberikan komentarnya terkait putusan MK ini. Ia menyatakan bahwa putusan MK tidak hanya membuka peluang bagi Gibran tetapi juga para kepala daerah lain yang sedang menjabat ataupun mantan kepala daerah untuk menjadi calon presiden dan cawapres. Dasco Ahmad juga mengatakan bahwa putusan MK ini harus dihormati dan bersifat final, dan tentunya akan langsung dilaksanakan.

Namun, dalam hal ini, nama cawapres pendamping Prabowo Subianto masih dalam tahap pembahasan, dan pihak terkait belum dapat menyampaikan hasil pembahasan tersebut. Keputusan akhir mengenai cawapres Prabowo Subianto akan diumumkan pada waktunya.

Sementara itu, masyarakat dan para pengamat politik menantikan perkembangan lebih lanjut mengenai calon-calon yang akan bertarung di Pilpres 2024, khususnya setelah putusan MK ini membuka peluang bagi calon-calon muda dan berpengalaman.***

#PutusanMK #CapresCawapres #GibranPrabowo #Pilpres2024 #PerubahanBatasUsiaCapresCawapres #PolitikIndonesia #Demokrasi #Pemilu #MKIndonesia #SorotanPolitik

Post a Comment for "Putusan MK Terkait Usia Capres-Cawapres: Gibran Sah Jadi Cawapres Prabowo?"