Tantangan Terberat dalam Karier Bruce Willis: Menghadapi Afasia

Tantangan Terberat dalam Karier Bruce Willis: Menghadapi Afasia
Tantangan Terberat dalam Karier Bruce Willis: Menghadapi Afasia
TIYARMANGULO.COM
- Bruce Willis, yang selama beberapa dekade telah menjadi ikon aksi Hollywood, saat ini menghadapi tantangan besar dalam kariernya dan kehidupannya. Kabar tentang penyakit afasia yang mempengaruhi kemampuannya untuk berbicara dan berkomunikasi dengan baik, telah mengguncang dunia hiburan.

Afasia adalah gangguan komunikasi yang bisa berkembang setelah seseorang mengalami stroke atau cedera otak lainnya. Bruce Willis, pria berusia 67 tahun itu, kini berada dalam perjuangan melawan penyakit ini yang telah memengaruhi karier panjangnya di dunia perfilman.

Penyakit ini pertama kali mendapat sorotan ketika sutradara Mike Burns, yang bekerja dengan Willis pada film "Out of Death," meminta peran Willis untuk "diperkecil" dengan mengurangi dialog dan adegan. Namun, ia tidak memberikan alasan jelas atas permintaan tersebut pada saat itu. Kabar ini memberikan kejutan besar bagi penggemar Bruce Willis, yang selama ini menganggapnya sebagai salah satu aktor laga terkemuka di Hollywood.

Pada Juni 2021, keluarga Willis, termasuk putrinya Rumer Willis, secara terbuka mengumumkan bahwa Bruce Willis telah memutuskan untuk pensiun dari dunia akting karena afasia. Ini adalah momen yang mengharukan bagi banyak penggemar dan rekan-rekan seprofesinya.
Tantangan Terberat dalam Karier Bruce Willis: Menghadapi Afasia
Tantangan Terberat dalam Karier Bruce Willis: Menghadapi Afasia
Menurut beberapa orang yang telah bekerja dengan Willis belakangan ini, tanda-tanda penurunan kesehatannya sudah terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Ketika mereka berbicara tentang pengalamannya bekerja dengan aktor tersebut, banyak di antara mereka yang merasa khawatir akan kondisinya. Mereka menggambarkan momen-momen saat Willis tampak bingung dan kesulitan mengingat dialognya.

Sejumlah sutradara bahkan harus menggunakan "earwig," sebuah perangkat yang memungkinkan aktor untuk mendengar dialog mereka secara langsung dari orang lain, untuk membantu Willis selama syuting. Adegan aksi pun sering menggunakan pemain pengganti, mengingat kesulitan Willis dalam menjalani aksi fisik yang biasa dilakoninya.

Apa yang terjadi di balik layar film "Hard Kill" di Cincinnati sekitar dua tahun yang lalu juga menunjukkan tanda-tanda kondisi Willis yang semakin memburuk. Dalam insiden yang kurang menyenangkan itu, Willis tidak sengaja menembakkan pistol dengan isyarat yang salah. Meskipun beruntungnya tidak ada yang terluka, hal ini menciptakan kekhawatiran dan guncangan di antara para aktor dan kru film.

Bruce Willis, yang terkenal sebagai tokoh utama dalam franchise "Die Hard," telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu bintang laga terkemuka Hollywood dengan peran-perannya dalam film seperti "Pulp Fiction" dan "The Fifth Element." Dia bahkan pernah menerima Golden Globe untuk perannya dalam serial televisi "Moonlighting" pada tahun 1980-an.

Meskipun kariernya telah mengalami pasang surut dalam beberapa tahun terakhir, namanya tetap menjadi salah satu yang paling dikenal dalam industri hiburan. Meskipun kondisinya semakin memburuk, minatnya dalam berakting tetap tinggi.

Meskipun berita tentang afasia Bruce Willis mengguncang banyak pihak, sejumlah pembuat film dan produser yang telah bekerja dengannya mengaku tidak menyadari sepenuhnya tentang kondisinya selama produksi film. Semua ini menciptakan situasi yang rumit di dunia hiburan, di mana pengusaha harus berurusan dengan berbagai aspek termasuk produksi film dan kesehatan para aktor.

Tidak diragukan lagi, kondisi Bruce Willis telah mengubah lanskap dunia perfilman. Semoga ia mendapatkan perawatan yang layak dan dukungan yang diperlukan selama proses pemulihannya, serta menjalani masa pensiun dengan kedamaian dan kenyamanan.***

#BruceWillis #Afasia #PensiunAktor #KesehatanMental #PenyakitKognitif #KarierHollywood #Hiburan #FilmAksi #HollywoodLegend #KeprihatinanKolektif

Post a Comment for "Tantangan Terberat dalam Karier Bruce Willis: Menghadapi Afasia"